Share

Pesan Luhut ke Startup: Pemerintah Komit Dukung Ekonomi Digital

Feby Novalius, Okezone · Rabu 07 September 2022 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 320 2662892 pesan-luhut-ke-startup-pemerintah-komit-dukung-ekonomi-digital-hH5aF2Isk9.png Pemerintah Komit Dukung Ekonomi Digital RI. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan dukungannya secara penuh pada pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

“Ekonomi digital Indonesia tumbuh pesat dan menjadi penopang perekonomian dalam negeri akibat dampak pandemi. Ekonomi digital memiliki peran penting dalam mencapai visi menjadi negara maju pada tahun 2045,” kata Luhut, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: Menko Airlangga Sebut 3 Tantangan Perkuat Fondasi Ekonomi Digital

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sangat pesat jika dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara.

Luhut menyebut nilai ekonomi digital Indonesia tahun 2021 mencapai angka sebesar USD70 miliar dan diprediksi tumbuh dua kali lipat dari pada 2025.

Baca Juga: 2 Tantangan RI Menuju Ekonomi Digital Terbesar di Asean

“Untuk para startup, Pemerintah berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, khususnya untuk mencapai lebih banyak unicorn. Selain itu Pemerintah tidak hanya akan bertindak sebagai regulator, namun juga fasilitator bahkan akselerator,” tegas Luhut.

Sementara itu, dalam pertemuan antara perusahaan rintisan (Startups) dan perusahaan modal ventura (Venture Capital). Mantan Menkominfo Rudiantara mengatakan, dukungan pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak, Indonesia diharapkan dapat menelurkan banyak unicorn-unicorn baru.

“Forum seperti ini memfasilitasi antara global venture capital dengan startup potensial. Harapannya diskusi hari ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak serta menjadi fasilitator pertumbuhan startup Indonesia hingga masuk ke level unicorn,” ujar Rudiantara.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di sisi lain, CEO dan Co-Founder Blibli,Kusumo Martanto mengatakan, menyandang status unicorn merupakan sebuah awal, yang terpenting justru mempertahankan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami memahami bahwa perilaku konsumen terus berubah. Hal tersebut mendorong kami untuk fokus mempersiapkan ekosistem dan memperkuat sinergi jaringan offline online atau omnichannel. Dengan demikian Blibli sudah siap dengan segala bentuk disrupsi dan pergeseran perilaku di masa yang akan datang,” papar Kusumo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini