Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Voksel Electric (VOKS) Rugi Rp152,5 Miliar, Membengkak 109,7%

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |14:31 WIB
Voksel Electric (VOKS) Rugi Rp152,5 Miliar, Membengkak 109,7%
Saham VOKS Rugi (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) bukukan rugi bersih sebesar Rp152,5 miliar atau membengkak 109,7% dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp72,1 miliar. Dampaknya, saldo laba belum dicadangkan berkurang 31,7% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp327 miliar.

Sebaliknya, pendapatan bersih naik 40,6% menjadi Rp1,148 triliun yang ditopang peningkatan penjualan kabel listrik sebesar 54,1% menjadi Rp561,75 miliar.

Kemudian penjualan kawat tembaga naik 38,5% menjadi Rp327,01 miliar. Demikian juga dengan penjualan kabel fiber optik meningkat 23,07% menjadi Rp192,08 miliar.

Sedangkan pendapatan jasa naik 97,3% menjadi Rp75,328 miliar.

Bahkan, pendapatan dari lini usaha perdagangan melonjak 364% menjadi Rp79,674 miliar. Sayangnya, beban pokok penjualan membengkak 54,6% menjadi Rp1,185 triliun. Pasalnya, beban produksi naik 29,6% menjadi Rp1,207 triliun.

Salah satu pos pemicunya, bahan baku yang digunakan melonjak 28,5% menjadi Rp1,073 triliun.

Akibatnya, perseroan mengalami rugi kotor sebesar Rp36,721 miliar, atau memburuk dibanding akhir Juni 2021 yang mencatat laba kotor sebesar Rp49,531 miliar.

Sementara itu, kewajiban bertambah 10,2% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp2,191 triliun. Sedangkan ekuitas melorot 16,6% menjadi Rp754,34 miliar. Sehingga aset turun 1,8% dan menyusut menjadi Rp2,946 triliun.

Sebelumnya, perseroan menegaskan bisnisnya akan berjalan seperti biasa dengan tetap memperhatikan aspek efisiensi.

Bahkan pihaknya optimistis terus kembangkan bisnis di dalam negeri dan mancanegara di sepanjang tahun ini. Sekretaris Perusahaan Voksel Electric, Sachje Amalia Siddharta seperti dikutip Kontan pernah mengatakan bahwa pihaknya masih memantau keadaan pandemi Covid-19 yang saat ini masih terus terjadi.

Sementara Direktur Voksel Electric, Shen Shao Junhua menambahkan, sebagai bagian dari strategi efisiensi dan efektivitas, VOKS akan terus berupaya menekan beban bunga non-produktif dengan mengurangi jumlah pinjaman bersamaan dengan upaya optimalisasi sumber daya yang dimiliki untuk menjaga tingkat produktivitas tetap tinggi.

Lalu Direktur Voksel Electric, Rizal Nangoy memaparkan, di 2022 pihaknya melihat bahwa seiring dengan terkendalinya pandemi Covid-19 VOKS yakin kinerja operasional dan keuangan akan semakin baik. Bahkan pihaknya tengah melakukan follow up terhadap proyek on-hands yang tertunda karena pandemi.

"Nilai proyek on-hands yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun tersebut sebagian sudah digarap kembali. Selain itu, Perseroan juga telah menandatangani kontrak MDU dengan PLN hingga tiga tahun ke depan," ujarnya.

Di samping peningkatan pasar dalam negeri, Rizal mengungkapkan, pihaknya juga mengembangkan potensi pasar yang lebih luas melalui kerja sama dengan mitra bisnis di mancanegara.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement