Share

Waskita Karya (WSKT) Dapat Kontrak Rp262 Miliar Garap Kawasan Pertambangan

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 13 September 2022 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 278 2666732 waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan-lfyUPIZR5V.jpg Waskita Karya dapat kontrak baru (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak senilai Rp262 milliar. Kontrak tersebut berasal dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara untuk membangun kawasan pertambangan yang berlokasi di Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho mengatakan, walau proyek tambang ini adalah hal yang baru bagi Perseroan namun dengan keseriusan serta kesungguhan team, Waskita optimis dapat menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik.

"Diharapkan semoga proyek pekerjaan ini bisa selesai dengan tepat waktu walaupun pekerjaan pembangunan kawasan tambang perdana bagi Waskita,” kata Novianto, Selasa (13/9/2022).

Perusahaan pelat merah itu akan mengambil peran dalam pembangunan kawasan pertambangan (mining) seperti pondasi, concrete, dan civil works lainnya, karena proyek ini akan menjadi proyek pionir Waskita di wilayah tambang.

Melalui kerja sama ini, diharapkan proyek ini dapat menambah portofolio Waskita serta dipercaya pada pekerjaan di wilayah pertambangan lainnya,” tutur Novianto.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam kontrak perjanjian pekerjaan pembangunan kawasan tambang ini dibutuhkan waktu pelaksanaan selama 23 bulan dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2024 dan untuk ruang lingkup pekerjaan Waskita meliputi Preparation Work, Earth Work, Concrete Work.

Sekedar informasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) adalah perusahaan pertambangan yang mengoperasikan 25.000ha tambang tembaga dan emas yang terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara, Indonesia.

Batu Hijau merupakan lokasi tambang yang dikelola PT AMNT, memiliki fasilitas pengolahan dengan kapasitas 120.000 TPD, fasilitas penggilingan, fasilitas pipa perakitan untuk pengelolaan tailing, pergudangan, 158 MW powerplant batubara, pelabuhan dengan terminal feri, layanan udara, dan situs kota untuk perumahan dan sekolah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini