JAKARTA – Produksi batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencapai 7,7 juta ton di semester I 2022. Capaian itu lebih rendah 11,5% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 8,7 juta ton. Adapun China masih menjadi pelanggan utama perseroan.
Direktur Utama ITMG Mulianto mengatakan penurunan produksi terjadi seiring cuaca buruk dan curah hujan yang cukup tinggi. Namun demikian, harga rerata jual (ASP) perseroan mengalami pertumbuhan dari USD150/ton di kuartal I/2022 menjadi USD202/ton di triwulan kedua.
"Tren ASP yang meningkat sejak 2Q21, dikarenakan kemampuan dalam memanfaatkan situasi harga batu bara yang tinggi," kata Mulianto dalam Public Expose, Kamis (15/9/2022).
Lonjakan produksi secara langsung mendongkrak volume penjualan perseroan. Hingga paruh pertama 2022, sebanyak 8,1 juta ton batu bara berhasil terjual, yang sebagian besar masuk ke China sebanyak 2,3 juta ton.