Share

PNS Minggir Dulu! Ini Pekerja yang Layak Dapat BLT Subsidi Gaji dari Jokowi

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Jum'at 16 September 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 320 2669086 pns-minggir-dulu-ini-pekerja-yang-layak-dapat-blt-subsidi-gaji-dari-jokowi-H3xLriGEit.jpg PNS Minggir Dulu! Ini Pekerja yang Layak Dapat BSU (Foto: Kemnaker)

JAKARTA - Pekerja yang layak mendapatkan BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) 2022 sebesar Rp600.000. Saat ini pencairan BLT subsidi gaji memasuki tahap kedua.

BSU tahap pertama disalurkan ke 4.112.052 pekerja dari total 4.361.792 penerima manfaat BSU.

Untuk mendapatkan BSU, pekerja harus memenuhi syarat yang sudah sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2022.

BACA JUGA: 2 Opsi Pencairan BLT Subsidi Gaji ke Pekerja yang Tak Punya Rekening Bank 

Untuk status PNS, dipastikan tidak akan mendapatkan BSU. Hal ini dipertegas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menjelaskan proses pencairan BSU tahap kedua.

"Hari ini kami menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 2.406.915 pekerja, seperti tahap pertama kami akan padankan dengan data penerima program yang lalu dan kami padankan juga apakah mereka PNS atau TNI-Polri," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Berikut ini 5 syarat bagi pekerja jika ingin mendapatkan BSU 2022:

 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan s/d Juli 2022

3. Gaji/upah paling banyak Rp3,5 juta. Pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji menjadi paling banyak sebesar UMP/UMK dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu penuh

4. Bukan PNS, TNI dan Polri

5. Belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan dan bantuan produktif untuk usaha mikro

Apabila dikemudian hari ditemukan bahwa penerima BSU ternyata tidak memenuhi persyaratan, maka yang bersangkutan wajib mengembalikan dana BSU yang diterima ke Kas Negara. Hal ini sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2022.

Sekadar informasi, saat ini pemerintah mematangkan data para pekerja penerima BSU 2022 lewat pemadanan dengan data-data penerima manfaat bantuan sosial lainnya.

Menurut Menaker Ida Fauziyah, apabila proses verifikasi dan validasi berjalan lancar maka BSU tahap kedua bisa disalurkan mulai pekan depan.

"Setelah itu seperti biasa pada minggu depan, setelah verifikasi dan validasi maka tahap kedua akan kita salurkan," ujarnya.

Menaker menjelaskan beberapa fase pematangan data pekerja penerima manfaat BSU antara lain pencocokan dengan data Kementerian Sosial untuk memastikan tidak ada penerima manfaat yang tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya seperti program kartu prakerja, program keluarga harapan (PKH), maupun Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini