Share

Pengusaha Ungkap Skenario Buruk Dampak Kenaikan Harga BBM, Bakal Ada PHK Karyawan?

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Minggu 18 September 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 320 2669912 pengusaha-ungkap-skenario-buruk-dampak-kenaikan-harga-bbm-bakal-ada-phk-karyawan-ag9O6aZHtw.jpg Skenario Terburuk Kenaikan Harga BBM. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pengusaha ungkap dampak kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) cukup pahit dirasakan dunia usaha. Pasalnya, pasca-covid 19 dilonggarkan sebetulnya menjadi momentum untuk dunia usaha untuk melakukan pemulihan, meningkatkan produktivitas, memanggil karyawan yang saat pandemi tergulung ombak PHK.

Namun demikian, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta Nurjaman melihat justru adanya kenaikan BBM ini menjadi cukup berat untuk dunia usaha kembali bangkit pasca pandemi covid 19. Sebab kenaikan harga BBM membuat biaya produksi menjadi tinggi, sedangkan sudah banyak simpanan uang yang digelontorkan untuk menyelamatkan usaha saat pandemi melanda.

Baca Juga: Menparekraf Terkesan Limbah Kayu Pohon Disulap Jadi Barang Bernilai Jutaan Rupiah

"Karena BBM ini adalah satu elemen penting dalam industri, dampak dari kenaikan harga BBM, itu kan berdampak pada harga bahan baku, ongkos produksi hingga produk yang nantinya akan dijual," kata Nurjaman saat dihubungi MNC Portal, Minggu (18/9/2022).

Baca Juga: Pasangan Milenial Ini Sukses Bisnis Es Krim Cuan Rp149 Juta/Bulan, Begini Kisahnya

Nurjaman mengkhawatirkan kalau terjadi kenaikan harga jual produk, akibat ongkos produksi yang tinggi, maka yang bakal tergerus adalah daya beli masyarakat. Sehingga saat ini dunia usaha masih menimbang untuk memacu produktivitas.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Kalau daya beli berkurang, tentu pengusaha akan melakukan efisiensi, saat ini kami sudah melakukan, tetapi kondisi ini terjadi pagi, mau tidak mau, suka tidak suka efisiensi pada sektor pengurungan tenaga kerja bisa terjadi," kata Nurjaman.

Menurutnya kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM saat ini masih terlalu dini. Sebab dunia usaha masih merangkak dalam fase pemulihan ekonomi.

"Saat ini kita dihantam dengan kenaikan harga BBM yang tinggi, ini bukan tidak memahami, tetapi ini terlalu dini untuk menerapkannya, paling tidak tahan dulu satu tahun, karena apa, supaya kami bisa bergerak lagi, untuk membangkitkan ekonomi kita," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini