Share

IATA Raih Kontrak Penjualan Batu Bara Senilai USD 108 Juta, Hary Tanoe : Ini Bukti Keseriusan MNC di Sektor Industri Batu Bara

Tim Okezone, Okezone · Senin 19 September 2022 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 278 2670836 iata-raih-kontrak-penjualan-batu-bara-senilai-usd-108-juta-hary-tanoe-ini-bukti-keseriusan-mnc-di-sektor-industri-batu-bara-cZDwtlNfll.jfif Anak Usaha MNC Energy Teken Perjanjian Jual Beli Batu Bara. (Foto: okezone.com/IATA)

BALI – PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang batu bara, PT Bhakti Coal Resources (BCR), telah menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan tiga pihak pembeli: SAII Resources Pte Ltd, Visa Resources Pte Ltd, dan CPTL Pte Ltd.

Selain itu, CPTL Pte Ltd juga akan berinvestasi dalam pembangunan jalan angkut dan konveyor pelabuhan PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC), salah satu anak perusahaan BCR, untuk mendorong efisiensi produksi dan transportasi, dengan perkiraan investasi senilai USD10 juta.

Baca Juga: MNC Energy (IATA) Kantongi Kontrak Penjualan Batu Bara Rp1,61 Triliun

Perseroan akan memperoleh tambahan pendapatan sebesar USD108,42 juta dari ketiga kontrak ini dan akan terus mengantisipasi lebih banyak kontrak di masa depan, seiring dengan peningkatan produksi. Kontrak pembelian jangka panjang ini menunjukkan kepercayaan pembeli atas operasional tambang IATA.

Acara penandatanganan ini yang dilaksanakan pada hari ini (19/9) bertepatan dengan konferensi Coaltrans Asia yang disaksikan oleh Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

“Signing hari ini dengan beberapa mitra kerjasama. Saya khusus hadir untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen bahwa industri Coal akan menjadi salah satu industri utama dari MNC Group. Prospek batubara luar biasa karena mencapai harga paling tinggi. Produksi Coal Indonesia termasuk tertiggi sehingga menjadi pemasukan tinggi untuk APBN. Tahun depan rencana produksi ditingkatkan, karena cadangan IATA sangat besar,” ungkap Hary Tanoesoedibjo, Senin (19/9/2022). 

Baca Juga: Kinerja IATA Cemerlang, Komitmen Terus Tingkatkan Produksi Batu Bara

Setelah 2 tahun hiatus dampak pandemi Covid-19, Coaltrans Asia, konferensi batu bara terbesar di Asia, kembali digelar secara offline di Bali International Convention Centre (BICC) at The Westin Resort Nusa Dua, Bali (18 - 20 September 2022).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Selain berkontribusi langsung sebagai salah satu sponsor Platinum, IATA turut memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali terhubung dengan para pemain kunci dari seluruh rantai pasokan batu bara dan menegosiasikan berbagai kesepakatan bisnis strategis, baik yang berkaitan dengan pengembangan usaha Perseroan maupun untuk kemajuan industri menuju dekarbonisasi.

Di samping berpartisipasi dalam konferensi, IATA juga menyambut para calon pembeli, serta vendor-vendor potensial untuk mendukung kegiatan operasional seperti kontraktor, perusahaan logistik, surveyor, dan lain-lain. Didukung kinerja cemerlang dan peningkatan target produksi Perseroan pada tahun 2022, menjadi titik balik IATA untuk semakin aktif memperkenalkan diri sekaligus mengukuhkan posisinya di komunitas dan pasar tambang batu bara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini