JAKARTA – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) merombak susunan jajaran direksi dan dewan komisaris serta laporan perubahan susunan pemegang saham perseroan. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
RUPSLB menyetujui pengangkatan Aseanto Oudang selaku presiden komisaris perseroan yang baru menggantikan Laurentius Firman Wiranata selaku presiden komisaris yang lama, serta secara bersamaan menyetujui pengangkatannya sebagai komisaris independen perseroan.
Para pemegang saham juga sepakat untuk merubah semua anggota direksi perseroan dengan mengangkat Irianto Kusumadjaja sebagai presiden direktur perseroan menggantikan Suwandi selaku presiden direktur yang lama. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Bayu Giri Saputra sebagai direktur perseroan menggantikan Cendy Hadiputranto selaku direktur yang lama.
Selain itu, para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat Hendrik Adrianto sebagai direktur baru yang sebelumnya menjabat sebagai chief compliance officer perseroan. Para anggota dewan komisaris dan direksi perseroan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Laurentius Firman Wiranata selaku presiden komisaris sebelumnya dan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Suwandi serta Cendy Hadiputranto selaku anggota direksi sebelumnya atas kontribusi dan dedikasinya terhadap perseroan semasa menjabat.
Pengangkatan dan pergantian jajaran dewan komisaris serta direksi perseroan yang baru ini merupakan salah satu langkah strategis perseroan untuk memperkuat struktur organisasi dan mendorong pertumbuhan yang signifikan melalui semangat baru dalam menciptakan strategi yang inovatif untuk semakin cepat bergerak seiring dengan memulihnya perekonomian di era pasca pandemi saat ini.
Tahun ini, perusahaan bidang teknologi finansial ini menargetkan pendapatan sebesar Rp158 miliar. Dimana untuk memenuhi target tersebut, perseroan membidik perluasan merchant sebanyak 10.000 merchant baru. Selain itu melakukan pelatihan serta pengembangan digitalisasi pembayaran kepada 20.000 UMKM.
Di samping itu, perseroan akan memperbanyak kerja sama dengan ekosistem layanan keuangan atau fintech lain untuk memberikan lebih banyak benefit kepada para merchant. Selain itu, juga dengan menambah added value bagi merchant dan investasi pada pembangunan berbagai infrastruktur penunjang. Untuk menopang strategi, tahun ini CASH menganggarkan belanja modal sebesar Rp15 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.