Share

Pengguna Pertalite dan Solar Subsidi Diusulkan Hanya untuk Transportasi Umum dan Motor, Pak Jokowi Setuju?

Rizky Fauzan, MNC Portal · Selasa 20 September 2022 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 320 2671169 pengguna-pertalite-dan-solar-subsidi-diusulkan-hanya-untuk-transportasi-umum-dan-motor-pak-jokowi-setuju-qQ4WhKMCH7.jfif Pengguna BBM Subsidi Disarankan untuk Transportasi Umum dan Motor. (Foto: okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pemerintah berencana melakukan pembatasan pengguna BBM subsidi supaya lebih tepat sasaran. Namun diusulkan supaya pengguna BBM Pertalite dan Solar diperuntukan bagi pengguna roda dua dan kendaraan plat kuning.

"Untuk UMKM, ojek online, nelayan dan petani saya kira bisa disiasati dengan mendaftar diaplikasi mypertamina terlebih dahulu," kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan saat dihubungi MNC Portal, Selasa (20/9/2022).

Menurut dia, Solar subsidi perlunya diperketat terkait kriteria yang akan diperuntukan untuk penggunanya.

Baca Juga: Harga BBM di Brunei Darussalam Bisa Murah Banget, Ternyata Ini Penyebabnya

"Saat ini bisa untuk truk dengan roda 6 di mana menurut saya bisa digunakan untuk industri pertambangan dan perkebunan. Jumlahnya juga saya kira perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan kepasitas tanki kendaraan," katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mematangkan rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar saat ini.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan bahwa terdapat tiga opsi yang disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan upaya pembatasan pembelian BBM tersebut.

Baca Juga: Syarat Harga Pertamax Turun dari Rp14.500/Liter

Hanya saja, Jokowi belum juga mengambil keputusan definitif terkait usulan tersebut.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati mengaku telah membuat simulasi pembatasan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan pemerintah. Setidaknya ada 3 pilihan yang telah disimulasikan untuk mengurangi penggunaan bensin jenis Pertalite.

"Iya kami pernah simulasi dengan kementerian yang ada di bawah Koordinator Bidang Perekonomian, ada beberapa opsi," kata Nicke dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) di Komisi VI DPR-RI.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pilihan pertama membatasi kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin 1.500 cc dan kendaraan roda dua 250 cc. Kedua membatasi kendaraan roda empat berkapasitas mesin 1.400 cc dan kendaraan roda dua berkapasitas 150 cc.

Sedangkan pilihan ketiga BBM subsidi hanya boleh dinikmati pengguna kendaraan roda 2 dan kendaraan pelat kuning saja. Artinya selain motor, hanya kendaraan umum atau transportasi publik yang bisa membeli Pertalite

"Ini sudah semua simulasinya dan ini akan jadi konsideran dalam Perpres (peraturan presiden)," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini