Share

Suku Bunga The Fed Naik Lagi, Emiten Sektor Properti Wait and See

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 278 2672576 suku-bunga-the-fed-naik-lagi-emiten-sektor-properti-wait-and-see-kWnY1aIIyR.jpg Emiten sektor properti wait and see (Foto: Freepik)

JAKARTA – Kenaikan suku Bungan The Fed membuat emiten sektor properti cenderung wait and see. FAC Sekuritas menyampaikan bahwa sektor properti masih cenderung netral untuk direkomendasikan.

Jika investor ingin tetap membeli saham emiten properti, bisa memperhatikan net current income diatas 50%. Head of Research FAC Sekuritas, Wisnu Prambudi Wibowo mengatakan, net current income diatas 50% ada emiten PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang bisa jadi pilihan.

"Kita tahu PWON ini net current income lebih dari 65%, kalau kita lihat pandemi semakin turun, emiten ini makin banyak mobilitas masyarakat jadi semakin positif bagi PWON ini," jelas Wisnu dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Kamis (22/9/2022).

Menariknya, emiten PWON ada bisnis sewa-menyewa dengan punya mall besar yang dikelola dibanding hunian. Ada Kota Kasablanka dan Gandaria CIty yang membawa sentimen positif.

Dari sisi teknikal, PWON dalam sepekan melemah, namun dalam sebulan menguat. Wisnu menegaskan memang PWON sudah menunjukkan uptrend sehingga bisa buy on weakness di resisten 500an dan support di 490.

Sementara untuk emiten properti lain seperti ASRI dan DILD, Wisnu melihat masih cukup berat untuk properti. ASRI kinerjanya sudah membaik, namun untuk jangka pendek masih akan koreksi. Sedangkan DILD kinerjanya semakin memburuk.

Wisnu mencontohkan di China ada kasus kredit perumahan yang bermasalah. Sehingga tren properti ke depannya cenderung wait and see.

Sentimen positif akan terjadi pada sektor properti saat suku bunga rendah dan daya beli masyarakat semakin tinggi. Wisnu melihat komponen konsumsi di pertumbuhan ekonomi masih belum tumbuh, apalagi kenaikan bahan pokok pasca harga BBM naik.

Sebenarnya, tergantung strategi yang akan dilakukan investor. Jika alokasi tidak terlalu banyak, Wisnu merekomendasikan sektor lain seperti basic material dan energi yang memberikan return cukup tinggi tahun ini.

Jika investor punya dana besar untuk jangka menengah hingga panjang, bisa perhatikan sektor properti yang punya net current income tinggi. Alternatif setelah PWON, menurut Wisnu bisa melirik BSDE.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini