Share

Rights Issue, MNC Bank (BABP) Kantongi Restu Pemegang Saham

Viola Triamanda, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 278 2680341 rights-issue-mnc-bank-babp-kantongi-restu-pemegang-saham-HE7NTZyVfe.jpg RUPSLB MNC Bank setujui penerbitan rights issue (Foto: MPI)

JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank berencana melakukan penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias Rights Issue. Aksi koorporasi BABP ini telah direstui oleh pemegang saham.

Pelaksanaan rights issue disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Selasa (4/10/2022).

β€œRights Issue dilakukan sebagai wujud komitmen MNC Bank memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun sesuai dengan POJK 12/2020. Dengan kekuatan modal yang solid dan komposisi Direksi yang baru, kami siap meningkatkan kualitas layanan, serta penekanan yang kuat pada manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas perbankan,” jelas Direktur MNC Bank Rita Montagna kepada MPI.

Dia melanjutkan melalui penambahan modal ini, MNC Bank diharapkan dapat semakin berkibar dan semakin mampu bersaing dengan perbankan lainnya di Indonesia dan juga bisa semakin maju untuk ke depannya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

BABP mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan Rights Issue sebanyak-banyaknya 10.482.985.606 saham seri B, atau sebesar 25% dari modal disetor setelah PMHMETD.

Selain itu dana yang diperoleh dari Penambahan Modal Dengan HMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan aset produktif antara lain melalui pemberian kredit, penempatan dana dan pembelian surat berharga dengan tetap memperhatikan ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini