Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertumbuhan Ekonomi ASEAN+3 Dipangkas Jadi 3,7%, Kenapa?

Antara , Jurnalis-Kamis, 06 Oktober 2022 |11:41 WIB
Pertumbuhan Ekonomi ASEAN+3 Dipangkas Jadi 3,7%, Kenapa?
Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)
A
A
A

Kendati begitu, pertumbuhan ekonomi ASEAN+3 akan meningkat di tahun 2023 menjadi 4,6% yang disebabkan peningkatan ekonomi Tiongkok, dengan proyeksi inflasi ASEAN+3 yang moderat menjadi sekitar 3,4%.

Khor menjelaskan perang berkepanjangan di Ukraina memperdalam krisis energi Eropa, mendorongnya mendekati resesi. Di AS, pengetatan moneter yang agresif untuk melawan inflasi yang terus-menerus tinggi meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya hard landing alias kesulitan mengakhiri periode kelebihan permintaan dan inflasi tanpa memicu resesi.

Di ASEAN+3, inflasi terjadi semakin cepat, dimana harga makanan dan bahan bakar tetap tinggi meskipun ada penurunan baru-baru ini dalam tolok ukur komoditas global utama. Pemotongan subsidi di beberapa ekonomi dan depresiasi mata uang juga telah mendorong harga lebih tinggi.

“Bank sentral di kawasan menaikkan suku bunga kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung mata uang mereka. Namun, laju pengetatan moneter umumnya lebih terukur dan bertahap daripada di AS dan Kawasan Eropa," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement