Kecanggihan teknologi internet of things ada pada interkoneksi yang berkesinambungan antara alat elektronik dengan internet, dan secara otomatis juga menjalankan berbagai perintah sesuai program yang diinginkan oleh user. Contohnya, kita bisa mengoperasikan pendingin ruangan, komputer, printer, lampu, dan bahkan peralatan elektronik lainnya hanya dengan suara atau isyarat tertentu. Ini dimungkinkan dengan basis data yang ada diolah dengan logika AI sehingga dapat menghasilkan perintah secara otomatis.
"Tentu kita memahami bahwa teknologi menghadirkan peluang dan membantu meningkatkan efisiensi serta kualitas. Namun kita juga memahami bahwa teknologi juga berpotensi menimbulkan risiko besar, distorsi, disrupsi, sebagai contoh risiko penggunaan big data yang mensyaratkan adanya pelindungan yang kuat dan memadai terhadap privasi. Tak hanya itu, machine learning juga bisa menciptakan situasi dimana komputer menunjukkan keanehan data yang tidak mewakili pola di dunia nyata, atau model tidak cukup kompleks untuk menangkap pola dalam data dan realita," tambah Sri.
Menghadapi perubahan digital yang luar biasa, pihak Kemenkeu juga menerapkan perubahan-perubahan internal. Saat ini, pihaknya menerapkan paperless administration, dan juga sedang mengembangkan platform digital untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis, dari mulai tata persuratan, administrasi kantor, hingga pelayanan kepada pihak eksternal.
Penggunaan office automation dan cash management system dari Direktorat Jenderal Pembendaharaan, dan Indonesia National Single Window adalah berbagai contoh dimana Kemenkeu memudahkan proses transformasi digital di Kemenkeu untuk menjadi lebih baik dalam pelayanan.
"Kita juga terus memperbaiki dengan membuat berbagai terobosan, termasuk di dalamnya penggunaan teknologi digital yang dapat menghemat anggaran secara signifikan. Banyak pertanyaan muncul di benak kita, apakah teknologi digital merupakan kawan, atau lawan? Merupakan kesempatan atau ancaman?," ungkap Sri.
Dia menilai, arah teknologi digital ini tergantung bagaimana manusia dan bangsa memposisikan, menggunakan, dan meningkatkan kemampuan, serta memanfaatkannya.
"Jika tidak bisa melawannya, maka jadikanlah kawan. Itulah sikap kita yang seharusnya dalam menghadapi arus perubahan akibat teknologi digital," pungkas Sri.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.