Hanya saja, sejumlah beban HRUM turut naik seiring naiknya pendapatan. Misalkan, beban pokok pendapatan dan beban langsung yang naik 156% menjadi USD265.56 juta dari sebelumnya USD103,74 juta. Beban penjualan juga naik 447,96% dari semula USD11,43 juta menjadi USD62,64 juta.
Respons dari para investor cukup baik terhadap saham HRUM di sepanjang perdagangan hari ini, meskipun di penutupan sesi II penguatan lebih terbatas.
Pada penutupan Rabu (2/11/2022) saham HRUM ditutup naik tipis 1,66% di level 1.530 seiring dengan pelemahan IHSG. Dari sisi valuasi, saham sektor ini memang masih cukup terjangkau. Untuk PER masih di 4,34 kali, PSR di 1,47 kali, PBV di 1,88 kali dan PCFR di 3,34 kali.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.