Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga, Tertinggi Sejak 2008

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Kamis, 03 November 2022 |07:14 WIB
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga, Tertinggi Sejak 2008
The Fed naikkan suku bunga. (Foto: Freepik)
A
A
A

Sebagaimana diwartakan Reuters, sejumlah analis menilai pergeseran pernyataan The Fed ke arah yang lebih dovish dapat memberikan dampak positif bagi bursa saham. Sebelumnya, Powell pada pertemuan terakhir menegaskan bakal terus menaikkan suku bunga sampai inflasi mereda.

Ketika data terbaru menunjukkan kenaikan harga di Negeri Paman Sam mulai melandai, ditambah rebound ekonomi di kuartal ketiga sebesar 2,6%, tampaknya membuat Fed bergegas untuk sedikit mengerem kebijakan agresifnya.

"Pernyataan The Fed yang jauh pasti adalah sinyal kemungkinan penurunan suku bunga. Sepertinya komite telah mencapai konsensus bahwa mereka dapat menurunkannya pada awal Desember, tergantung pada bagaimana data berjalan." kata Ekonom LH Meyer, Derek Tang.

Sementara itu, ekonom di Goldman Sachs memperkirakan The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuan mereka menjadi hampir 5% hingga bulan Maret tahun depan.

Tren suku bunga yang tinggi dapat memangkas belanja konsumen.

Namun, gangguan rantai pasokan yang mulai mereda, hingga pertumbuhan upah dan pasar tenaga kerja yang cukup stabil dipandang dapat menjadi pijakan awal untuk mengurangi tekanan inflasi. Jika inflasi terus melandai, maka kemungkinan penurunan suku bunga akan terbuka lebar.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement