Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Luhut: Puncak Gelombang Varian Baru Covid-19 2 Bulan ke Depan

Clara Amelia , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |17:55 WIB
Menko Luhut: Puncak Gelombang Varian Baru Covid-19 2 Bulan ke Depan
Luhut sebut puncak varian baru covid dua bulan ke depan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksi puncak gelombang varian baru covid-19 akan terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan.

"Berdasarkan berbagai data yang telah kami amati dan berangkat dari trajectory kasus COVID-19 yang lalu, puncak gelombang berbagai varian baru ini diperkirakan akan terjadi pada satu hingga dua bulan ke depan," kata Luhut yang juga menjabat sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali di akun Instagram pribadinya dilansir dari Antara, Jumat (4/11/2022).

Oleh karena itu, Luhut kembali menegaskan semua pihak untuk terus waspada dan cermat. Hal itu merujuk pada peningkatan kasus covid-19 yang kembali meningkat hingga menyentuh angka 5.000 kasus dalam satu minggu terakhir.

Ia menyebut, khusus untuk wilayah Jawa Bali peningkatan kasus konfirmasi harian terlihat di seluruh Provinsi Jawa dan Bali. Selain itu peningkatan angka kematian utamanya di Jawa Tengah dan DIY juga naik cukup signifikan.

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu menyebut pemerintah akan terus berkaca pada kasus dan pola COVID-19 di negara lain sebagai salah satu cara untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi ke depan.

Pemerintah, lanjutnya, juga terus mengamati peningkatan kasus di beberapa negara yang juga menunjukkan adanya peningkatan perawatan di rumah sakit dan tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan pertengahan tahun 2022.

"Namun varian baru ini diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun yakni puncak Omicron yang lalu," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement