Share

Alasan BI Sangat Agresif Naikkan Suku Bunga Acuan Setelah 17 Tahun

Michelle Natalia, MNC Portal · Senin 21 November 2022 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 320 2711790 alasan-bi-sangat-agresif-naikkan-suku-bunga-acuan-setelah-17-tahun-H4Hao1r8Y3.jpg Alasan BI Naikkan Suku Bunga Acuan. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) tercatat sudah menaikan suku bunga acuan hingga 4 kali lipat atau sebesar 175 bps. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan lalu, BI memutuskan kenaikan suku bunga acuan 50 bps menjadi 5,25%.

"Saat ini situasi dunia dipenuhi ketidakpastian, dan perlu bagi BI untuk segera menurunkan inflasi inti di bawah 4%. Ini kami majukan lebih cepat, juga demi menurunkan ekspektasi inflasi yang juga masih tinggi," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin(21/11/2022).

Baca Juga: Rupiah Loyo Usai Suku Bunga Acuan BI Naik Jadi 5,25%

Perry mengatakan, langkah agresif ini pertama kalinya ditempuh BI setelah sebelumnya pada masa 2005 lalu. Tertanggal 1 Juli 2005, BI untuk pertama kalinya memperkenalkan kebijakan moneter sebagai kerangka Inflation Targeting Framework (ITF).

Baca Juga: Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25%, BI: Untuk Turunkan Inflasi

Kebijakan agresif BI di 2005 ditandai dengan kenaikan BI rate sebesar 25 bps di bulan Agustus, 125 bps di bulan September, 100 bps di bulan Oktober, 125 bps di bulan November, dan 50 bps di bulan Desember. Alhasil, dalam kurun waktu 5 bulan, BI rate tercatat naik menjadi 12,75%.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

"Adapun kebijakan moneter yang ditempuh BI saat ini adalah untuk menciptakan stabilitas dan mengendalikan demand-pull inflation atas barang impor. BI juga berupaya menstabilkan pasar keuangan, perbankan, dan korporasi melalui transaksi spot DNDF maupun melalui operasi SBN sekunder," tandas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini