Share

Laba RMK Energy (RMKE) Meroket 153,90% Jadi Rp296,37 Miliar di Kuartal III-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Selasa 22 November 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 278 2712205 laba-rmk-energy-rmke-meroket-153-90-jadi-rp296-37-miliar-di-kuartal-iii-2022-9b4yk7YOOt.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT RMK Energy Tbk (RMKE) membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Emiten batu bara ini mengantongi laba sebesar Rp296,37 miliar, naik hingga 153,90% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp116,58 miliar.

Di samping itu, pendapatan usaha perseroan juga tumbuh sebesar 121,66% menjadi Rp1,90 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp859,39 miliar. Adapun, kenaikan kinerja keuangan tersebut didukung oleh peningkatan kinerja operasional perseroan hingga kuartal III 2022.

Dari segmen penjualan batu bara, RMKE mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,52 triliun atau meningkat sebesar 160,02% dari sebelumnya Rp582,66 miliar. Kenaikan pendapatan penjualan batu bara ini didukung oleh kenaikan volume penjualan batu bara yang meningkat sebesar 38,36% secara tahunan menjadi 1,62 juta ton hingga September 2022.

 BACA JUGA:Link Net Catat Laba Rp246 Miliar, Turun Tajam 64,1%

Dari segmen jasa batu bara, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp389,94 miliar atau meningkat sebesar 40,91% dari sebelumnya Rp276,72 miliar. Kenaikan pendapatan penjualan batu bara ini didukung oleh kenaikan volume jasa batu bara yang meningkat sebesar 44,54% secara tahunan. Di mana, hingga September 2022 volume jasa batu bara perseroan mencapai 5,46 juta ton.

“Kinerja keuangan perseroan masih on track dan sesuai dengan harapan dan target manajemen. Secara rata-rata, perseroan telah mencapai 83,50% target keuangan tahun ini,” kata Direktur Utama RMKE Tony Saputra dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (22/11/2022).

Tony mengatakan, hal itu didukung oleh kenaikan harga batu bara dan meningkatnya volume kebutuhan batu bara. Ke depan, manajemen RMKE masih optimistis kebutuhan batu bara masih akan meningkat, untuk memenuhi kebutuhan energy security pada kondisi ekonomi global yang masih belum pulih sepenuhnya pasca pandemi Covid-19 dan kondisi geopolitik dunia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menjelaskan bahwa, tahun ini perseroan telah berhasil mengimplementasikan strategi dengan beroperasinya tambang batu bara in-house PT Truba Bara Banyu Enim, stasiun muat Gunung Megang, serta Container Yard (CY) 3B Stasiun Simpang.

Adapun, ketiga fasilitas tersebut menjadi pelengkap operasional yang kuat untuk RMKE secara grup.

“Perseroan masih akan terus mengembangkan usaha dengan membangun hauling road yang terintegrasi dengan jalur kereta, serta membuka peluang kolaborasi di sektor energi,” tutur Tony.

Sementara itu, Direktur Operasional RMKE William Saputra juga menyampaikan bahwa, energy security menjadi peluang bagi RMKE untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri maupun luar negeri. Tahun ini perseroan menargetkan angkutan batu bara sebesar 7,82 juta ton dan telah tercapai 69,80%.

“Untuk segmen penjualan batu bara, manajemen menargetkan volume sebesar 2,26 juta ton, di mana 50% target tersebut berasal dari tambang in-house PT Truba Bara Banyu Enim,” kata William.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan RMKE Vincent Saputra juga menambahkan, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp2,5 triliun dan laba usaha sebesar Rp375,40 miliar, di mana hingga September 2022 telah tercapai masing-masing sebesar 76,92% dan 78,95%. Pencapaian target tersebut mendukung perseroan menjaga rasio keuangan EBITDA terhadap beban kewajiban, di atas ketentuan minimum credit covenant sebesar 19,68 kali.

“Manajemen perseroan sangat mengapresiasi kepercayaan serta dukungan dari para investor, kreditur dan komunitas pasar modal. Selanjutnya, manajemen akan selalu berupaya untuk menjamin keberlangsungan usaha RMK Energy ke depannya,” imbuh Vincent.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini