Share

Laba Teladan Prima Agro (TLDN) Naik 108,5% Jadi Rp560,4 Miliar

Antara, Jurnalis · Minggu 27 November 2022 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 278 2715808 laba-teladan-prima-agro-tldn-naik-108-5-jadi-rp560-4-miliar-TXFjIcEWhy.jpg Laba TLDN alami kenaikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Laba PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) naik 108,5% pada kuartal III 2022. TLDN melaporkan realisasi laba bersih mencapai Rp560,47 miliar naik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp268,78 miliar.

Pencapaian laba bersih tersebut berasal dari total pendapatan TLDN yang mencapai Rp2,47 triliun atay tumbuh 20,8% (yoy) karena kenaikan harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO) menjadi Rp11.566/Kg dan Palm Kernel (PK) menjadi Rp7.477/Kg.

“CPO menjadi kontributor terbesar pendapatan TLDN selama periode Januari-September 2022 yaitu sebesar Rp2,21 triliun, lebih tinggi dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya, dikarenakan lebih tingginya harga jual rata-rata CPO sebesar 19,9 persem yoy,” kata Direktur Utama TLDN Wishnu Wardhana dilansir dari Antara, Minggu (27/11/2022).

Sementara itu, Perseroan juga mencatatkan realisasi earnings before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) sebesar Rp957 miliar hingga akhir September 2022 atau tumbuh 17,0% yoy.

Selain itu, total aset TLDN sepanjang Januari-September 2022 mengalami kenaikan menjadi Rp5,42 triliun dari sebelumnya pada Januari-September 2021 sebesar Rp4,84 triliun.

Sejalan dengan pencapaian kinerja keuangan, kinerja operasional TLDN dari sisi kebun yaitu produksi tandan buah segar (TBS) inti juga tercatat tumbuh 5,6 persem pada sembilan bulan di tahun 2022 atau setara 758.507 ton.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Peningkatan produksi TBS inti terutama disokong oleh kinerja kuartal III 2022 sebanyak 306.909 ton, tumbuh 17,6% secara quarter to quarter (qtq) atau tumbuh 26,8% secara yoy.

Kemudian untuk kinerja pabrik, Perseroan melaporkan realisasi TBS yang diolah sepanjang periode Januari-September 2022 mencapai sebanyak 957.891 ton, tumbuh 5,8% dibandingkan periode Januari-September 2021 sebesar 905.680 ton.

Perseroan mencatatkan produksi CPO sebesar 214.743 ton tumbuh 4,1% yoy dan produksi PK sebesar 35.640 ton melonjak 13,2% yoy.

“Hingga akhir tahun 2022 kami optimis baik kinerja keuangan maupun kinerja operasional akan tumbuh positif dibandingkan tahun 2021," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini