Share

IPO Hari Ini, Techno9 Indonesia (NINE) Incar Rp32,4 Miliar

Anggie Ariesta, MNC Portal · Senin 05 Desember 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 278 2720537 ipo-hari-ini-techno9-indonesia-nine-incar-rp32-4-miliar-RK86Bpg1LI.jpg Techno9 IPO hari ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) akan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Senin (5/12/2022). NINE bakal menjadi perusahaan tercatat ke-55 di BEI pada tahun 2022.

Mengutip laman e-IPO, Techno9 Indonesia memiliki usaha utama pada bidang perdagangan komputer dan perlengkapannya, dimana Perseroan saat ini memiliki juga solusi layanan yang ditujukan untuk era transformasi digital, mulai dari konsultasi hingga implementasi, mulai dari pelayanan infrastruktur sampai dengan layanan terkelola.

Techno9 Indonesia adalah perusahaan Teknologi Informasi yang berpengalaman di bidangnya dan dalam menjalankan usahanya, Perseroan memiliki visi yaitu menjadi perusahaan Teknologi Informasi yang terbaik pada bidangnya dan memiliki produk yang paling terkini pada bidang Teknologi Informasi.

Adapun NINE mematok harga penawaran IPO di harga Rp75. Sebagai perbandingan, harga penawaran awal yang dipasang Techno9 Indonesia berada di rentang Rp70 sampai dengan Rp90 setiap saham.

Dalam aksi korporasi ini, Techno9 Indonesia akan melepas sebanyak-banyaknya 432 juta saham baru yang merupakan saham biasa atas nama. Jumlah ini mewakili 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Dengan demikian, Techno9 Indonesia meraup dana segar Rp32,40 miliar dari gelaran penawaran umum perdana saham ini. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia dan PT Elit Sukses Sekuritas.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Berdasarkan prospektus, NINE akan menggunakan dana hasil IPO untuk tiga keperluan. Pertama, sekitar 52,66% akan digunakan sebagai modal kerja guna mendukung pengembangan kegiatan usaha seperti pembelian barang dagangan dan persediaan barang, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor.

Kedua, sekitar 32,09% akan digunakan untuk pembukaan sebanyak kurang lebih 19 service point beserta sarana pendukungnya yang tersebar di pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan

Ketiga, sekitar 15,25% akan digunakan untuk pembelian gudang penyimpanan (ruang stok barang) serta sebagai ruang penunjang operasional.

Sampai dengan prospektus ini diterbitkan, Techno9 Indonesia belum melakukan perjanjian atau kesepakatan dengan pihak calon penjual dimana NINE masih dalam tahap penjajakan beberapa pilihan lokasi gudang penyimpanan (ruang stok barang) tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini