Share

Kepala Daerah Diingatkan Jaga Inflasi di Akhir 2022, Harga Pangan dan Transportasi Diprediksi Meroket

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 05 Desember 2022 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 320 2720621 kepala-daerah-diingatkan-jaga-inflasi-di-akhir-2022-harga-pangan-dan-transportasi-diprediksi-meroket-HeWNaOD7mH.jpg Antisipasi Kenaikan Harga Pangan di Akhir Tahun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono mengingatkan semua Kepala Daerah supaya bisa menahan laju inflasi di Desember 2022. Sebab, di akhir tahun akan ada kenaikan permintaan khususnya dari sektor pangan dan transportasi.

"Hati-hati di Desember 2022. Ini sebagai catatan atau tren data mengenai kondisi di bulan Desember. Tadi sebelumnya saya sampaikan penyebab inflasi (bulan desember) itu karena faktor musiman. Selain faktor musiman dari sisi suplai, juga faktor musiman karena permintaan hari raya dan tahun baru," ujar Margo saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflsi Daerah, Senin (5/12/2022).

Baca Juga: Daftar 52 Pemda yang Belum Gercep Kendalikan Inflasi

Lebih lanjut, menarik data ke belakang, pada Desember 2019, inflasi di tingkat 0,34%. Adapun penyebabnya adalah telur ayam ras, tarif angkutan, bawang merah, minyak goreng dan tarif angkutan kereta api.

Kemudian, pada Desember 2020, kata Margo tidak jauh berbeda dengan 2019. Penyebab inflasi di tahun tersebut yaitu cabai merah, telur ayam ras, cabai rawit, tarif angkutan udara, dan daging ayam ras.

Baca Juga: 4 Fakta Inflasi RI Paling Kecil di Antara Negara G20

Lalu, di 2021 demikian. Pemicu inflasi masih di sebabkan oleh cabai rawit, minyak goreng, tarif angkutan, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Melihat data tersebut, menurut Margo, Kepala Daerah bisa mencegahnya dari sekarang dengan menyiapkan suplai barang pokok, di mana itu menjadi biang dari peningkatan inflasi bulan Desember.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Desember 2022 ini bisa saya cermati, kalo melihat tren ini tentu saja kita bisa mencegah dari sekarang, bagaimana menyiapkan suplai karena permintaan dipastikan tinggi karena ada liburan dan perayaan Nataru," katanya.

Meskipun Desember 2022 ini dipastikan ada kenaikan inflasi, namun Margo berharap kenaikannya tidak terlalu tinggi.

"Karena ini faktor musiman. Tidak bisa dihindari. Tapi harapannya tidak terlalu tinggi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini