Share

Batas Pencairan BSU Rp600 Ribu 20 Desember, Sisa 8,8% Pekerja yang Belum Ambil BLT

Antara, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 320 2722581 batas-pencairan-bsu-rp600-ribu-20-desember-sisa-8-8-pekerja-yang-belum-ambil-blt-NymBkFMBMA.jpeg BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) telah diberikan kepada 11,67 juta penerima sampai dengan 5 Desember 2022. Di mana saat ini pihaknya mengejar sisa penyaluran 8,8% dari target pemerintah.

Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi menyampaikan BSU telah tersalurkan kepada 11,67 juta penerima per 5 Desember 2022.

Dari jumlah tersebut, penyaluran lewat Kantor Pos sukses tersalur kepada 2,7 juta penerima sedangkan sisanya telah disalurkan melalui transfer melalui bank-bank tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Sisa penyaluran BSU yang kita kejar saat ini tinggal 8,8% dari target. Kami optimistis di sisa waktu yang ada, dengan beragam upaya yang telah dan akan terus dilakukan, penyaluran BSU lewat PT Pos dapat tersalur seluruhnya kepada penerima" katanya, Rabu (7/12/2022).

Dia memastikan bahwa Kemenaker terus berupaya mempercepat penyaluran subsidi gaji tahun ini, yang diharapkan dapat tersalurkan seluruhnya sebelum batas akhir pengambilan yaitu 20 Desember 2022.

Untuk itu, dia mengimbau kepada pekerja/buruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merasa memenuhi syarat sebagai penerima BSU untuk memeriksa kanal yang telah disediakan.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Pemeriksaan secara mandiri dapat dilakukan melalui situs Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan dan aplikasi Pos Indonesia.

Anwar menyatakan apabila terdapat sisa dana BSU yang belum tersalurkan sampai dengan batas waktu ditentukan, seluruhnya akan dikembalikan ke kas negara. Oleh sebab itu, seluruh pihak terkait diharapkan dapat saling membantu demi tersalurnya manfaat BSU bagi pekerja.

"Kami berharap para penanggung jawab atau PIC BSU di perusahaan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya masing-masing terus aktif memonitor dan menghimbau pekerja/buruh yang memenuhi syarat BSU untuk segera memproses ke PT Pos," ujarnya.

Pihak Pos Indonesia akan terus melakukan upaya jemput bola ke para calon penerima BSU, demikian Anwar Sanusi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini