JAKARTA - Emiten Hartono Bersaudara, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli melunasi utangnya ke PT Bank BTPN Tbk (BTPN) sebesar Rp2,75 triliun. Pembayaran menggunakan dana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Blibli memiliki plafon pinjaman Rp4 triliun untuk fasilitas time loan revolving uncommitted, Rp100 miliar untuk fasilitas bank garansi, dan Rp200 miliar untuk fasilitas letter of credit. Pinjaman ini memiliki tingkat bunga JIBOR 1 bulan ditambah persen margin yang disetujui.
Tanggal jatuh tempo dari pinjaman ini adalah 29 September 2022. Perseroan menggunakan pinjaman dari BTPN untuk kebutuhan korporasi perseroan secara umum.
Adapun nilai pinjaman terutang per keterbukaan informasi pada tanggal prospektus final penawaran umum diterbitkan adalah sebesar Rp2,9 triliun.
Baca Juga: Direktur Djarum Borong 3,5 Juta Saham Blibli Senilai Rp1,76 Miliar
"Jumlah pinjaman sebagaimana tersebut di atas yang dilunasi dengan dana hasil penawaran umum sebesar Rp2,75 triliun. Jumlah sisa pinjaman yang dilunasi dengan dana internal perseroan sebesar Rp150 miliar," kata Corporate Secretary Blibli Eric Winata, dikutip dari Harian Neraca, Senin (12/12/2022).