JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) siap menambah armada seiring dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Perseroan melihat pencabutan PPKM menjadi sinyal yang baik bagi perusahaan dan perekonomian Indonesia pada 2023.
Dikutip dalam IDX 1st Session Closing, Senin (9/1/2023), BIRD menyatakan, pihaknya selalu siap mendukung program atau keputusan dari pemerintah. Pada saat ini, Perseroan masih mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja perusahaan.
Perseroan akan tetap berfokus untuk melayani customer kami sesuai standar kualitas Perseroan yang baik, di mana mengutamakan kebersihan, kesehatan, dan keselamatan.
Dengan persiapan yang dilakukan, Blue Bird akan leluasa melakukan ekspansi bisnis.
Ancaman resesi global juga tidak akan menghalangi langkah Blue Bird dalam mengembangkan bisnis pada tahun ini.
Perseroan optimis masih akan dapat ekspansif dan bertumbuh dengan prinsip kehati-hatian dan terukur dalam setiap pengambilan keputusan belanja modal.
Beberapa langkah yang akan ditempuh Blue Bird antara lain, melakukan peremajaan untuk armada-armada Perseroan untuk tetap dapat melayani customer secara prima, ekspansi penambahan armada dilakukan berdasarkan sebaran permintaan di masing-masing segmen bisnis Perseroan untuk menjaga tingkat utilisasi armada di level yang tinggi.
Selain itu, Blue Bird menyediakan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp1,5 triliun-Rp2 triliun pada 2023. Penggunaan belanja modal tersebut untuk pembelian lebih dari 6.000 armada guna meremajakan sekaligus menambah jumlah armada Blue Bird.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.