Share

SKK Migas: Jangan Ada Pungutan yang Bisa Mengganggu Eksplorasi

Heri Purnomo, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 320 2752037 skk-migas-jangan-ada-pungutan-yang-bisa-mengganggu-eksplorasi-bSRl6gG8ek.jpg SKK Migas imbau jangan ada pungli (Foto: Reuters)

JAKARTA - SKK Migas mengimbau jangan sampai ada pungutan eksplorasi yang bisa mengganggu target investasi. Adapun target investasi di tahun ini yang menyentuh USD15,54 miliar atau setara dengan Rp234,18 triliun.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, selama ini dalam proses kegiatan eksplorasi banyak ditemukan pungutan-pungutan mengganggu kegiatan eksplorasi yang belum tentu akan berhasil dalam kegiatan itu.

"Mesti harus mengurangi pungutan-pungutan dari berbagai sektor yang artian itu bisa mengganggu eksplorasi. Eksplorasi ini kan kegiatan yang belum tentu sukses. Dan kalau sukses nanti itu ada hitunganya dalam cost recovery silakan. Tapi jangan masih kerja sudah ada pungutan ini, pungutan itu, hambatan ini yang jadi masalah," kata Dwi dalam Market Review IDXChannel, Selasa (24/1/2023).

Dwi mengatakan seharusnya ada bentuk dukungan yang lebih terhadap investor yang akan melakukan eksplorasi. Hal itu nantinya akan meningkatkan investasi di sektor hulu migas.

"Kalau perlu kita support total orang yang mau investasi dengan risiko dia sendiri kalau tidak sukses ya dia sendiri yang nanggung," katanya.

Meski demikian, Dwi mengatakan bahwa saat ini beberapa pekerjaan rumah yang dapat menghambat proses investasi di Indonesia sedang dalam proses penyelesaian.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Di antaranya yakni, kata Dwi bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan revisi Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) untuk menjamin kepastian pengembangan dan Eksploitasi migas.

"Kemudian, kecepatan proses untuk investasi sekarang sedang digodok bersama integritas sistem informasi, baik di Kementerian Investasi, KLHK, ESDM. Dan itu diimprove terus," katanya.

Adapun, Dwi mengatakan pergerakan investasi di Indonesia cukup signifikan. Hal itu terlihat pada sektor eksplorasi di tahun 2022 mencapai USD800 juta dan di 2023 kini USD1,79 miliar dolar

Untuk diketahui, SKK Migas pada tahun 2023, menargetkan investasi sektor hulu migas menyentuh USD15,54 miliar atau setara dengan Rp234,18 triliun dengan asumsi kurs Rp15.070 per USD.

Angka tersebut naik 26% dari capaian investasi di 2022 yang berada dikisaran USD12,3 miliar atau setara dengan Rp185,36 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini