Share

Delta Dunia (DOID) Kembali Perpanjang Periode Buyback Saham

Khairunnisa, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 278 2752605 delta-dunia-doid-kembali-perpanjang-periode-buyback-saham-NVXqlaJXi4.jpg DOID perpanjang masa periode buyback saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) kembali memperpanjang periode pembelian kembali (buyback) saham selama 3 bulan sejak tanggal 25 Januari 2023. Perpanjangan masa periode buyback dilakukan demi menjaga pertumbuhan likuiditas harga saham di pasar.

Direktur Utama Delta Dunia Makmur Ronald Sutardja mengatakan, perseroan merencanakan pelaksanaan perpanjangan periode pembelian kembali saham perseroan dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan sejak tanggal 25 Januari 2023. DOID sebelumnya sudah memulai buyback saham sejak 7 Maret-6 Juni 2022. Lalu berlanjut pada 8 September-7 Desember 2022.

Ronald menjelaskan, berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 7 Maret 2022, perseroan melakukan penyisihan dana maksimum USD33 juta dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebih 20% dari jumlah modal disetor. Selain itu dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan.

“Dana tersebut termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara, dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi,” papar Ronald dilansir dari Harian Neraca, Rabu (25/1/2023).

Kemudian sesuai lampiran surat perseroan tertanggal 8 Desember 2022, sisa dana yang masih dapat digunakan untuk buyback saham adalah Rp148,59 miliar atau setara USD9,9 juta.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

“Jumlah saham yang telah dibeli kembali periode 7 Maret-6 Juni 2022 dan 8 September-7 Desember 2022 adalah sebanyak 711.700.000 saham,” sebut Ronald.

Dengan demikian, lanjutnya, perseroan masih dapat melakukan pembelian kembali sebanyak-banyaknya 1.012.534.000 saham.

“Perpanjangan pembelian kembali saham akan dilakukan untuk periode 25 Januari-24 April 2023 melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia,” jelasnya.

BNI sekuritas ditunjuk oleh DOID untuk melakukan pembelian kembali saham pada periode perpanjangan ini. Sementara itu, pada perdagangan sesi I 24 Januari, DOID diparkir stagnan Rp300. Volume transaksi sebanyak 25,07 juta saham, frekuensi 1.845 kali, dan nilai transaksi Rp7,69 miliar. Di kuartal tiga 2022, DOID mencatatkan pendapatan neto senilai USD1,14 miliar. Melesat 92,5% dari USD596,74 juta secara year on year (yoy).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini