“Kalau harga kami tidak bisa berkomentar, tapi dari sisi fundamental masih kuat dengan margin dan kinerja yang baik,” kata Pahala dalam konferensi pers ‘Pencatatan Perdana Saham PGEO di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (24/2/2023).
Selain margin dan kinerja yang baik, dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), PGEO mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 3,81 kali.
Untuk itu, Pahala optimistis bahwa kinerja anak usaha PT Pertamina (Persero) ini akan meningkat, utamanya setelah menjadi perusahaan publik.
Kinerja perseroan, kata dia, akan terus tumbuh selaras dengan peningkatan pendapatan PGEO setiap tahunnya sebesar 5% hingga 10%.
“Dengan adanya beberapa pengembangan yang sedang dilakukan oleh PGE, tentunya ini juga memungkinkan pertumbuhan pendapatan, EBITDA, serta laba,” pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.