JAKARTA – Laba PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) naik 62,91% yoy dibandingkan tahun 2021. Emiten industri kertas membukukan laba bersih senilai USD857,51 juta setara Rp13,48 triliun (kurs Rp15.731) di 2022.
Laba perseroan meningkat 62,91% yoy dibandingkan tahun 2021 senilai USD526,36 juta. Alhasil, laba per saham dasar INKP tumbuh menjadi USD0,15 per saham, dari USD0,09 per saham.
Performa emiten industri kertas ini didukung oleh penjualan yang moncer, total mencapai USD4 miliar, atau meningkat 13,82% yoy. Angka tersebut setara Rp62,96 triliun.
Sebagian besar penjualan produk kertas INKP dikontribusikan melalui ekspor sebanyak USD2,21 miliar, sedangkan pasar domestik menyerap USD1,78 miliar. Adapun benua Asia mendominasi wilayah ekspor, disusul Amerika, dan Eropa.
Dari jenisnya, kertas industri, tissue, dan sebagainya menjadi jenis produk terlaris, disusul kertas budaya, dan pulp, dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (13/3/2023).
Seiring lonjakan omzet, beban pokok INKP juga ikut terdongkrak 5,44% yoy menjadi USD2,41 miliar, yang sebagian besar datang dari pembelian bahan baku hingga pabrikasi.
Balance sheet INKP menunjukkan kenaikan aset 7,37% yoy menjadi USD9,64 miliar. Jumlah kewajiban pembayaran (liabilitas) berkurang 4,22% menjadi USD4,03 miliar, sedangkan modal bersih tumbuh 17,63% sebanyak USD5,60 miliar.
Hingga akhir 2022, perseroan menggenggam kas dan setara kas senilai USD1,26 miliar, tumbuh dari posisi akhir 2021 sebanyak USD1,05 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.