JAKARTA - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membukukan laba bersih sebesar Rp275,24 miliar pada tahun 2022 atau melonjak 54% dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp5,478 miliar.
Hasil itu melambungkan laba per saham dasar ke level Rp514,39 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp10,24. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis dikutip Harian Neraca di Jakarta, Senin (10/4/2023).
Sementara penjualan tumbuh 13,49% menjadi Rp715,42 miliar yang ditopang peningkatan penjualan produk farmasi, esthetic dan jasa maklon ke pasar dalam negeri sebesar 39,7% menjadi Rp795,25 miliar. Tapi penjualan alat kesehatan anjlok 66,01% yang tersisa Rp52,475 miliar.
Walau beban pokok penjualan membengkak 20,5% menjadi Rp464,58 miliar. Tapi laba kotor tetap tumbuh 2,4% menjadi Rp250, 84 miliar.
Menariknya, perseroan membukukan pendapatan lain-lain sebesar Rp380,99 miliar,atau melonjak 1361% dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp26,508 miliar.