"Bengkelnya baru yang di Cipulir, yang lain itu kami ini kan mengelola APBN, administrasinya kan harus lengkap. Ini kelengkapan administrasi nanti Kementerian ESDM akan menunjuk bengkelnya. Hari ini Insya Allah akan ditunjuk ada tujuh (bengkel) jadi delapan (bengkel), yang di Bali juga ada," tuturnya.
Dari delapan bengkel tersebut ditargetkan dapat melakukan konversi motor listrik sebanyak 35 ribu unit.
"Kami sudah tanya kapasitasnya berapa, terus kami jumlah karena kami ada target 50 ribu, yang delapan ini sudah 35 ribu kapasitasnya. Mudah-mudahan kalau makin luas, mungkin masyarakat juga lihat kalau sekarang saya ada di Semarang kan bengkelnya belum ada mungkin belum daftar, kami akan sosialisasi," kata Dadan.
Sebelumnya, pemerintah resmi meluncurkan bantuan subsidi konversi motor listrik pada Selasa (4/4/2023). Dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023, disebut target penerima bantuan pemerintah pada 2023 sebanyak 50.000 unit dan tahun depan 150.000 unit dengan besaran bantuan yang diberikan Rp7.000.000 per unit untuk motor konversi.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.