JAKARTA - Asia Agri International Pte Ltd menetapkan harga pelaksanaan penawaran wajib atau tender offer atas saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) sebesar Rp61 per lembar saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Dikutip Harian Neraca, Kamis (11/5/2023) untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, pengendali baru itu telah menunjuk BCA Sekuritas untuk melakukan tender offer atas 581.589.550 lembar saham atau 30,86% kepemilikan saham BEEF mulai tanggal 10 Mei hingga 8 Juni 2023.
Disebutkan, Asia Agri International telah menyiapkan dana sebesar Rp34,476 miliar untuk aksi korporasi tersebut. Sementara itu, Liong Juen Fat selaku pemilik dan pemegang 321.260.005 BEEF, PT Delta Investasi pemegang 279.095.452 BEEF, Marrita Erhar, Dimas Wibowo dan Dr Pratiwi Nugraheni dengan 17.827.000 BEEF tidak akan menjual saham yang dimilikinya pada saat berlangsungnya periode Penawaran Tender Wajib.
Asia Agri International juga menegaskan akan mengembangkan BEEF sesuai dengan bidang usahanya, tanpa menjadikan BEEF sebagai perusahaan tertutup dan tidak akan merubah kebijakan dividen. Adapun pemegang saham pengendali Asia Agri International atau penerima manfaat terakhir BEEF, yakni Refin Satrio dan Reria Erhar Satrio.
Sebagai informasi, Asia Agri yang berbadan hukum Singapura itu memiliki usaha dalam perdagangan impor dan ekspor, perdagangan besar bermacam-macam barang tanpa produk dominan. Selain itu, memiliki aktivitas agen komisi perdagangan besar atas dasar balas jasa atau komisi.
Sekretaris Perusahaan Estika Tata Tiara, Ratna Sari seperti dikutip bisnis pernah bilang, perseroan pada prinsipnya menyetujui atas akuisisi dari Asia Agri International sehingga dapat berjalan lebih baik. Apalagi, saat ini perseroan masih membenahi infrastruktur dan pemasaran produk-produk. Sejalan dengan pembenahan infrastruktur, BEEF akan masuk kembali ke pasar, baik di pasar modern maupun pasar dagang elektronik.
Performance kinerja keuangan emiten perdagang daging ini merosot tajam. Per September 2022, pendapatan BEEF tercatat hanya sebesar Rp21,75 miliar, turun signifikan sebesar Rp102 miliar dari posisi yang sama tahun sebelumnya di angka Rp123,28 miliar.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.