JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) penggantian pengurus perseroan. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Pergantian jabatan dilakukan pada posisi Komisaris Independen dari Samsul Hidayat menjadi Sujit S Parhar, Direktur Utama dari Ahmad Yuniarto menjadi Julfi Hadi.
Kemudian Direktur Operasi dari Eko Agung Bramantyo menjadi Ahmad Yani.
Selain itu, pada RUPST kali ini juga menunjuk Dannif Danusaputro sebagai Komisaris.
Berikut susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy Tbk:
Susunan Komisaris
Komisaris Utama/Independen : Sarman Simanjorang
Komisaris Independen : Sujit S. Parhar
Komisaris : Dannif Danusaputro
Komisaris : Harris
Susunan Direksi
Direktur Utama : Julfi Hadi
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan : Rachmat Hidajat
Direktur Operasi : Ahmad Yani
Direktur Keuangan : Nelwin Aldriansyah
Sementara itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk disepanjang tahun 2022 mencatatkan peningkatan laba bersih 49,68% secara YoY menjadi USD127,32 juta. Di mana pendapatan usaha tahun 2022 turut mengalami peningkatan 4,68% atau sebesar USD386,07 juta serta mencatatkan produksi uap dan listrik panas bumi sebesar 4.629,6 GWh.
Dari aspek keberlanjutan, Perseroan berhasil melakukan penghindaran emisi sebesar 3,87 juta ton CO2.
Pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berlangsung, Senin (5/6/2023), Direktur Keuangan Nelwin Aldriansyah menyampaikan bahwa saat ini Perseroan berada dalam kondisi keuangan yang sangat baik.
"Hasil RUPST ini meningkatkan optimisme kami terhadap pertumbuhan Perseroan secara positif dan konsisten. Ke depan, Perseroan akan terus berkomitmen untuk mengembangkan dan menjaga pertumbuhan bisnis serta mengembangkan potensi energi hijau di Indonesia," ujarnya.