JAKARTA - Pemerintah masih tetap menyiapkan anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat desa meski status pandemi Covid-19 di Indonesia sudah masuk endemi.
Adapun meski dana BLT desa tetap disalurkan, namun dana anggaran untuk BLT ini akan dikurangi dan dialokasikan ke hal lain untuk proses pemulihan ekonomi di Indonesia pasca endemi Covid-19.
Dirangkum Okezone, Senin (26/6/2023) berikut ini fakta BLT tetap cair meski RI sudah endemi dari Covid-19.
1. Anggaran berkurang
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Agus Halim Iskandar menjelaskan, besaran BLT berkurang dari yang sebelumnya dianggarkan ketika Covid-19 berstatus pandemi. Dari yang sebelumnya dianggarkan sekitar Rp27 triliun, maka tahun 2023 ini dianggarkan menjadi sebesar Rp3,8 triliun untuk BLT.
"BLT di APBDes ada Rp3,8 triliun, jauh menurun daripada sebelumnya yaitu Rp27 triliun untuk seluruh desa se- Indonesia," ucapnya.