Bersamaan dengan IPO ini, perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 298,84 juta Waran Seri I atau sebanyak 4,08% dari total saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp120-Rp150, yang dapat dilakukan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai tanggal 9 Februari 2024 – 7 Agustus 2026.
Akseleran dijadwalkan melantai di BEI pada 9 Agustus 2023 mendatang dengan kode AKSL. Sementara, tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 28 Juli 2023.
Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 1 hingga 7 Agustus 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 7 dan 8 Agustus 2023. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.