Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hubungan China-Jepang Memanas Gegara Limbah Nuklir, Rusia Siap Ambil Untung

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Minggu, 27 Agustus 2023 |15:54 WIB
Hubungan China-Jepang Memanas Gegara Limbah Nuklir, Rusia Siap Ambil Untung
China larang impor produk laut dari Jepang. (Foto: VOA)
A
A
A

JAKARTA - Beijing melarang impor makanan laut Jepang. Hal itu membuat Rusia berharap dapat menggenjot ekspor produk lautnya ke China.

Dilansir VOA di Jakarta, Minggu (27/8/2023), pelarangan tersebut diberlakukan setelah pemerintah Jepang memutuskan untuk membuang air limbah radioaktif yang telah diolah dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PKN) Fukushima yang hancur akibat tsunami, ke laut.

 BACA JUGA:

Rusia adalah salah satu pemasok produk kelautan terbesar ke China. Sebanyak 894 perusahaan Rusia diizinkan mengekspor makanan laut, kata Rosselkhoznadzor, pengawas keamanan pangan Rusia, pada Juli

Dalam sebuah pernyataan Rosselkhoznadzor mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan jumlah eksportir.

 BACA JUGA:

“Pasar China secara umum menjanjikan untuk produk ikan Rusia. Kami berharap dapat meningkatkan jumlah perusahaan dan kapal Rusia yang bersertifikat, volume produk dan jangkauannya,” kata pernyataan Rosselkhoznadzor.

Rosselkhoznadzor berencana untuk melanjutkan dialog dengan China mengenai masalah keamanan makanan laut dan menyelesaikan negosiasi dengan Beijing mengenai peraturan pasokan produk laut Rusia ke negara tersebut, kata pernyataan itu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement