JAKARTA - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1 triliun di 2024. Adapun, sebagian besar dana tersebut nantinya akan digunakan untuk modal kerja penggantian alat-alat berat.
“Kami lakukan peremajaan. Itu perlu investasi untuk mengganti alat berat yang sudah tua dengan yang lebih baru,” kata Presiden Direktur NCKL, Roy Arman Arfandy di Hutan Kota by Plataran, Jakarta pada Rabu (25/10/2023).
Roy melanjutkan, anggaran belanja modal akan digunakan untuk melakukan drilling atau eksplorasi di tambang-tambang baru yang akan dibuka oleh perseroan.
Sementara itu, terkait realisasi capex hingga Oktober 2023 ini, Roy menyebut bahwa penggunaan dana tersebut masih on track sesuai dengan yang direncanakan dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perseroan.
Dia mengungkapkan, saat ini perseroan tengah gencar melakukan ekspansi, di mana perseroan telah memiliki dua smelter dan satu HPAL refinery. Sebagai bagian dari langkah ekspansinya, NCKL sedang membangun satu HPAL dan berencana membangun satu lagi smelter feronikel.