Kedua, Wapres menekankan agar investasi tidak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi, namun juga maslahat bagi isu-isu sosial, kebudayaan, dan kelestarian lingkungan.
“Masyarakat mesti merasakan manfaat dari investasi, antara lain melalui pelibatan tenaga kerja lokal, pemberdayaan UMKM, melakukan transfer pengetahuan dan teknologi, serta harmonis dengan lingkungan dan bumi,” tuturnya.
Ketiga, mencermati besarnya nilai konsumsi produk halal dunia, Wapres mengharapkan peluang investasi pada sektor halal dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Pada kunjungan saya ke China beberapa waktu lalu, sejumlah investor China telah menyatakan minat yang besar untuk menanamkan modalnya pada sektor industri halal di Indonesia,” ujarnya.
Untuk itu, Wapres pun mendorong pengembangan Kawasan Industri Halal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Halal yang akan melebarkan peluang investasi di sektor industri halal yang sangat potensial.
“Demikian pula berbagai sektor potensial lain di masing-masing daerah agar terus digali. Ini akan membawa efek berganda bagi perekonomian daerah, dan mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh tanah air,” pungkasnya.
(Taufik Fajar)