Senior Director, Supply Chain & Logistics Solutions, Asia Pasifik, JLL, Ben Horner mengatakan pada akhirnya akan lebih menguntungkan bagi investor dengan pengalaman khusus.
"Bahkan, investasi cold storage memerlukan pemanahan yang mendalam dan lebih komplek terkait lingkungan dengan suhu terkontrol, logistik, dan kepatuhan regulasi," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (28/12/2023).
Akibatnya, realitas operasional ini dapat berfungsi sebagai keunggulan kompetitif bagi investor yang memiliki pengetahuan tersebut, di sisi lain menciptakan penghalang bagi investor lainnya.
Namun investasi cold storage menurun pada 2021. Tapi JLL meyakini bahwa sejumlah faktor akan mendukung pemulihan investasi pada saat ini hingga tahun 2030.
Dia menyebut investor akan tertarik pada stabilitas yang lebih besar dari sektor ini dibandingkan dengan kelas aset lain.
“Investasi di cold storage telah menurun sejak tahun 2021 tetapi belum mencapai puncaknya. Sejumlah faktor, mulai dari perubahan struktural dalam pola konsumsi hingga pergeseran ke belanja online dan berbagai pengaruh makroekonomi, akan menopang pasar ini untuk pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dari kelompok investor yang lebih terpilih," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.