Menurut William, hal itu karena bagaimanapun indikasinya, saat ini pergerakan IHSG masih menguji support 7300 dan tren belum patah selama support ini mampu dipertahankan
Secara analisis teknikal, pergerakan IHSG masih dengan candlestick menguat di atas indikator MA5 dan masih bertahan di atas support 7300.
"Fase pengujian support ini masih berlanjut, namun pada perdagangan kemarin terjadi intraday gap dimana IHSG mengalami loncatan di akhir sesi, sehingga ada peluang IHSG dibuka melemah untuk menutup gap tersebut," jelasnya.
Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan saat ini.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar -3.57 poin (-0.05%) menuju 7349,02 pada perdagangan hari Rabu 21 Februari 2024.
Sebanyak 221 saham menguat, 326 saham menurun, dan 224 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 11.04T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
BBRI, sell on strength, support 6050, resistance 6400.
Pembentukan pola bearish outside bar mengindikasikan jenuh beli.
ADMR, buy, support 1420, resistance 1540.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
SIDO, buy, support 565, resistance 645.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
MBMA, wait and see, support 605, resistance 730.
Pergerakan harga membentuk pola head & shoulders dengan neckline pada 605.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.