JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi dalam kecenderungan menguat di kisaran 7.200 – 7.354 pada sepanjang perdagangan hari ini, Rabu (24/7/2024).
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto menyatakan dari perdagangan sebelumnya perkiraan IHSG masih menguji level 7300 dengan net sell asing 122 miliar. Pembentukan pola inverted head & shoulders juga masih berlanjut.
"Namun jelang akhir bulan ini ada potensi 7354 justru berakhir sebagai resistance untuk candlestick IHSG sepanjang bulan Juli 2024," tulis William dalam analisisnya.
Hal ini terindikasi dari pelemahan saham-saham blue chips yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, dimulai dari saham-saham Prajogo Pangestu kemudian disusul beberapa big caps lainnya seperti TLKM dan BBRI.
Secara analisis teknikal, IHSG berpotensi membentuk pola inverted head & shoulders dengan posisi saat ini sedang membentuk right shoulder.
"Right shoulder memiliki support hingga pada level 7197 dan resistance sebagai titik konfirmasi pada 7350 – 7354," ungkap William.
Sebelumnya, IHSG melemah sebesar -8.11 poin (-0.11%) menuju 7313.85 pada perdagangan hari Selasa 23 Juli 2024.
Sebanyak 267 saham menguat, 308 saham menurun, dan 220 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 8.4T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
NRCA, buy, support 336, resistance 352.
Potensi penguatan hingga menutup gap pada 352.
BDKR, buy, support 750, resistance 860.
Potensi rebound dengan candlestick membentuk pola long legged hammer.
EXCL, buy, support 2180, resistance 2340.
Pergerakan harga membentuk pola cup and handle dengan neckline pada 2340 (pola belum terkonfirmasi).
TOWR, buy on breakout, support 770, resistance 820.
Pergerakan harga membentuk pola bullish flag dengan neckline pada 795 (pola sudah terkonfirmasi).
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.