Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Rawan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Berikut

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 03 Maret 2025 |08:23 WIB
IHSG Rawan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Berikut
IHSG Rawan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Berikut (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini masih rawan pelemahan. IHSG akan dibayangi sentimen global dan domestik, sehingga masih akan bergerak melemah.

Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus mengatakan, berdasarkan sentimen yang ada saat ini, para pelaku pasar masih dihantui ketidakpastian pasar baik dari global maupun domestik. Selain itu, ia pun memprediksi bahwa aksi sell off besar-besaran masih berpotensi berlanjut pada pekan ini.

"IPOT memprediksi IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah sepanjang pekan ini dalam rentang support 6.660 dan resistance 6.880," kata Indri dalam risetnya, Senin (3/3/2025).

1. Cermati Data Ekonomi Global

Indri mengimbau pelaku pasar saham untuk mencermati data-data dari global dan domestik agar tetap bisa mendulang cuan.

Dari global ada Indeks NBS PMI Manufacturing (China), Indeks PMI Manufacturing Amerika Serikat bulan Februari dan data Non-Farm Payrolls Amerika Serikat bulan Februari.

Pertama, Indeks NBS PMI Manufacturing (China) dilaporkan kembali ekspansi ke level 50,2 dari bulan sebelumnya di level 49,1 dan lebih tinggi dari konsensusnya di level 49,9. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian China kembali menemukan titik terang dan mulai berjalan normal.

Kedua, Indeks PMI Manufacturing Amerika Serikat bulan Februari yang diperkirakan akan sedikit menguat ke level 51,6 dibanding bulan sebelumnya. Namun di sisi lain, Indeks PMI Composite (gabungan antara manufaktur dan servis) Amerika Serikat pada bulan Februari diperkirakan turun ke level 50,4 dari bulan sebelumnya di level 52,7 karena diprediksi terjadi stagnasi di sektor swasta dan terkontraksinya output jasa dibanding manufaktur yang cenderung stabil.

Ketiga, Data Non-Farm Payrolls Amerika Serikat bulan Februari akan dirilis pada akhir pekan ini. Diperkirakan dana Non Farm Payrolls akan turun ke level 133.000 dibanding bulan sebelumnya yang berada di level 143.000. Data ini menjadi salah satu data yang cukup penting bagi The Fed untuk membantu menilai kondisi ekonomi Amerika Serikat.

"Jika dinilai masih cukup kuat maka hal tersebut berpotensi membuat The Fed untuk tetap mengambil langkah defensif dengan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di level yang sama seperti bulan sebelumnya," jelasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement