Kemudian ia melanjutkan, dari arus lalu lintas arah Timur terbagi kembali dari Tol Trans Jawa sebesar 50 persen dan dari arah Bandung sebesar 49 persen.
Rivan menyebut titik tertinggi yang menjadi puncak mobilitas masyarakat terjadi pada 20 Desember 2025, yaitu sebanyak 189 ribu kendaraan, dan pada 24 Desember 2025 sebanyak 201 ribu kendaraan.
"Hingga kemarin, arus lalu lintas dari Tol Trans Jawa ke arah Jakarta sudah lancar dan cukup landai. Termasuk titik pertemuan di KM 66, sehingga Jasa Marga menilai tidak perlu lagi dilakukan skema contra flow," katanya.