Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.944

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2026 |16:45 WIB
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.944
IHSG Ditutup Menguat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,13 persen ke level 8.944 pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026).

Membuka perdagangan dengan optimisme di level 8.959,09, IHSG sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 8.970,87. Namun, menjelang akhir sesi perdagangan, indeks mendapatkan tekanan jual yang cukup signifikan hingga sempat merosot ke level terendah 8.916,03 sebelum akhirnya berhasil ditarik naik (rebound) menjelang penutupan.

Total frekuensi transaksi tercatat cukup ramai mencapai 4,54 juta kali dengan volume perdagangan sebesar 68,66 miliar lembar saham dan nilai transaksi fantastis mencapai Rp36,81 triliun.

Berdasarkan sektoral, penguatan IHSG pada penutupan hari ini ditopang oleh sektor perindustrian yang menguat tajam hingga 2,4 persen. Sektor Non-Primer dan Barang Baku juga turut menyokong indeks dengan penguatan masing-masing 1,18 persen dan 1,11 persen. Sementara itu, sektor transportasi menjadi pemberat indeks dengan koreksi paling dalam sebesar 1,83 persen, disusul oleh Sektor Primer yang turun 0,93 persen.

Secara keseluruhan, meskipun indeks ditutup menguat, pasar terlihat masih cukup berimbang antara jumlah saham yang naik sebanyak 367 saham), dan saham yang turun  sebanyak 375 saham, menandakan adanya kehati-hatian investor di tengah nilai transaksi yang sangat tinggi.

 

Adapun saham yang berhasil menjadi top gainers pada perdagangan hari ini yaitu OPMS (Optima Prima Metal Sinergi Tbk.) tampil perkasa dengan lonjakan 34,67 persen, disusul oleh ASLI  menguat 25,00 persen dan OASA menguat 24,85 persen.

Sementara itu, tekanan jual melanda VICI (Victoria Care Indonesia Tbk.) yang memimpin barisan Top Losers dengan koreksi sebesar 14,93 persen, diikuti oleh ECII terkoreksi 14,84 persen dan instrumen investasi XISB yang tertekan 13,64 persen.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement