Kendati demikian, Purbaya mewanti-wanti indikasi jebakan terhadap dirinya. Bisa saja ke depan, ada pihak yang sengaja memposisikan dirinya sebagai pelaku korupsi.
"Mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin terjadi. Tapi kan harus ada latar belakang ya dari kasus seperti apa," tuturnya.
Sebelumnya, Noel mengatakan bahwa kinerja Purbaya mirip dengan apa yang pernah ia lakukan, yakni mengganggu kepentingan para pengusaha dan elite tertentu. Ia mengeklaim, aktivitas sidak yang dilakukannya selama ini justru dinarasikan sebagai pemerasan.
"Oh ya Pak Purbaya, ini saya cuma mengingatkan. Karena apa yang dilakukan Pak Purbaya ini mengganggu pesta poranya para bandit di republik ini," kata Noel saat ditemui di sela-sela sidang kasus dugaan pemerasan pengurusan K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
(Taufik Fajar)