Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Pantau Langsung IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |12:24 WIB
Prabowo Pantau Langsung IHSG Anjlok hingga Trading Halt
Presiden Prabowo Subianto menyoroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 8% yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis (28-29 Januari 2026), serta memberikan arahan khusus untuk menanggulangi kondisi tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa hari ini telah digelar rapat terkait kondisi pasar modal yang dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Rapat ini merupakan kelanjutan dari pembahasan yang dilakukan sehari sebelumnya.

"Hari ini tentu kami memonitor atas arahan Bapak Presiden, dan Bapak Presiden sudah memonitor terkait perkembangan pasar modal akibat daripada regulasi atau apa yang dilakukan oleh MSCI, dan juga dilakukan oleh rating yang lain seperti UBS dan Goldman Sachs," ujarnya, Lobby Utara, Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Airlangga pun menegaskan bahwa fundamental Indonesia secara ekonomi tetap kokoh. Koordinasi antara fiskal dan moneter pun tetap berjalan dengan baik.

"Dan kemarin kita lihat IHSG sudah rebound, dan pagi ini masuk di dalam jalur hijau," ujarnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar modal Indonesia melalui beberapa langkah strategis, termasuk percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini dianggap penting untuk mengurangi benturan kepentingan, mencegah praktik pasar yang tidak sehat, serta membuka peluang investasi yang lebih luas.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement