Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Danantara Kembali Buka Pendaftaran Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |20:06 WIB
Danantara Kembali Buka Pendaftaran Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik
Danantara resmi membuka gelombang kedua pendaftaran calon mitra untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia resmi membuka gelombang kedua pendaftaran calon mitra untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste-to-energy (WtE). Langkah ini dilakukan untuk memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah modern di Indonesia.

Pembukaan pendaftaran ini merupakan kelanjutan dari proses seleksi gelombang pertama yang telah mencakup sejumlah wilayah, seperti Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Yogyakarta. Pada tahap kedua ini, Danantara kembali membuka kesempatan bagi badan usaha yang memiliki pengalaman dan kapabilitas di bidang teknologi maupun pendanaan proyek PSEL.

Program ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam pengelolaan sampah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi dengan teknologi ramah lingkungan.

Melalui proses ini, Danantara membentuk Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT), yakni daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi dalam proyek PSEL. Perusahaan yang lolos seleksi akan menjadi bagian dari kelompok calon mitra strategis dalam pengembangan proyek-proyek selanjutnya.

Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengatakan pembukaan kembali pendaftaran ini bertujuan untuk meningkatkan variasi teknologi sekaligus memperluas sumber pendanaan internasional.

"Pembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara Indonesia dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia," ujarnya, Selasa (17/3/2026).

 

Ia menambahkan, inisiatif ini juga diharapkan dapat menarik lebih banyak minat investor dan mitra teknologi global untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan darurat sampah nasional, sekaligus mendorong pengembangan energi hijau yang berkelanjutan.

Danantara menegaskan komitmennya untuk memastikan proyek waste-to-energy berjalan dengan tata kelola yang baik, penggunaan teknologi yang tepat, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ke depan, Danantara akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, investor, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat implementasi solusi pengelolaan sampah yang terintegrasi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement