JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 menjelang penutupan masa lapor bagi Wajib Pajak Orang Pribadi. Hingga Senin, 30 Maret 2026 pukul 24:00 WIB, jumlah SPT yang masuk telah menembus angka psikologis 10,12 juta laporan.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti mengatakan, capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam 24 jam terakhir, di mana posisi pelaporan kini tercatat sebesar 10.124.668 SPT. Namun, capaian ini masih jauh dari target mencapai 15 juta wajib pajak yang lapor SPT.
"Update capaian pelaporan SPT Tahunan PPh per tanggal 30 Maret 2026 pukul 24:00 WIB untuk periode sampai dengan 30 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025) tercatat 10.124.668 SPT,” kata Inge dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Secara rinci, laporan tersebut didominasi oleh Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi Karyawan sebanyak 8.877.779 laporan dan WP Orang Pribadi Non-Karyawan sebanyak 1.039.175 laporan.
Untuk kategori WP Badan dengan periode tahun buku Januari-Desember, tercatat sebanyak 205.752 laporan (Rupiah) dan 145 laporan (USD).
Sisanya merupakan laporan dari WP Badan dengan beda tahun buku yang telah dilaporkan secara bertahap sejak Agustus 2025.