Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |06:01 WIB
Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator
Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator (Foto: Pertamina)
A
A
A

JAKARTA - Mengintip biaya bangun SPBU Pertamina hingga kisaran gaji operator. Bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan dengan margin keuntungan menjual BBM.

Keuntungan bisnis SPBU bervariasi, tergantung pada volume penjualan dan biaya operasional. Perhitungan keuntungan umumnya berasal dari margin penjualan BBM per liter maupun pendapatan dari ritel. Rata-rata, SPBU memperoleh keuntungan sekitar Rp200 per liter dari penjualan bensin dan solar. 

Biaya Bangun SPBU Pertamina

Melansir laman Pertamina Patra Niaga, Pertamina membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi mitra Pertamina dalam menjalankan bisnis SPBU.

"Jadilah mitra bisnis Pertamina Patra Niaga, tumbuh dan berkembang bersama mendukung ketahanan energi nasional serta mendistribusikan energi keseluruh konsumen di seluruh wilayah Republik Indonesia," tulis keterangan Pertamina Patra Niaga seperti dilansir laman resmi Kemitraan Patra Niaga.

Dalam pembangunan sebuah SPBU, luas minimal lahan tergantung dari letak lahan yang akan dibangun menjadi sebuah SPBU dengan lebar muka minimum 20 meter. Ada beberapa tipe SPBU dengan standar desain sebagai berikut :

- SPBU Regular, syarat yang harus dipenuhi minimal memiliki luas lahan berukuran 1.000 m2, minimal dua pulau pompa, wajib menyediakan PLTS atap dan investasi kurang lebih Rp6 miliar di luar tanah.

- SPBU Mini, dengan minimal luas lahan 600 m2, maksimal satu pulau pompa dan investasi kurang dari Rp2,5 miliar di luar tanah

- SPBU Kompak, dengan minimal luas lahan 200 m2, bangunan permanen atau modular (dengan sarfas tangki/drum/IBC tank), sarana penyimpanan minimal 1 kiloliter (KL) dan investasi kurang lebih Rp1 miliar di luar tanah

 

Gaji Operator SPBU

Sementara itu, dengan tugas dan tanggung jawab yang komplek, operator SPBU memperoleh gaji pokok sebesar Rp1,9 juta–Rp5,1 juta per bulan. 

Akan tetapi nominal tersebut dapat berbeda-beda tergantung dengan kebijakan perusahaan, lokasi SPBU dan kinerja pegawai. 

Pemberian upah operator SPBU tidak hanya berasal dari gaji pokok saja tetapi juga terdiri dari beberapa komponen tambahan, seperti:

Upah pokok: Ini merupakan gaji dasar yang biasanya mengikuti standar Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) setempat. 

Beberapa perusahaan dapat memberikan upah di atas standar tersebut sesuai kebijakan internal.

Tunjangan transportasi: Operator SPBU juga diberikan tunjangan transportasi untuk membantu biaya perjalanan operator dari rumah ke tempat kerja, terutama bagi SPBU yang berlokasi jauh dari pusat kota.

Tunjangan makan: Karena operator bekerja dalam sistem shift, perusahaan biasanya memberikan fasilitas makan atau uang makan sebagai bentuk dukungan kesejahteraan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement