Berdasarkan pantauan jajarannya di lapangan, Iqbal memastikan stok minyak goreng di level pengecer hingga pasar tradisional terpantau aman dengan pergerakan harga yang terkendali. Catatan positif bahkan datang dari 15 provinsi yang telah sukses menjinakkan harga agar patuh pada Harga Eceran Tertinggi (HET) di angka Rp15.700 per liter.
Kendati gambaran besarnya tampak kondusif, pemerintah rupanya tak mau menutup mata terhadap ketimpangan harga yang masih menganga di sejumlah pelosok, utamanya di kawasan Indonesia Timur yang harganya masih bertengger 10% lebih mahal dari batasan HET.
Untuk meredam aksi nakal spekulan, Kemendag kini memilih merapatkan barisan bersama Satgas Pangan Polri dan aparat pemerintah daerah guna memelototi rute distribusi Minyakita secara lebih ketat.
Bukan hanya soal jalur niaga lokal, pemerintah juga tengah memasang kuda-kuda menghadapi berbagai tekanan eksternal, seperti ancaman lonjakan biaya bahan baku kemasan yang terseret arus dinamika global serta karut-marut jalur logistik global.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.