Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Bangun 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke 

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2026 |15:32 WIB
RI Bangun 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke 
RI Bangun 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dimulai. 70 sumur air bersih dibangun dari Aceh hingga Merauke.

Program penyediaan air bersih bagi masyarakat ini juga merupakan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan air nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Sandry Pasambuna mengatakan, pembangunan sumur air bersih ini merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance).

“Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya akses air bersih dan pembangunan desa berkelanjutan,” kata Sandry dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Adapun kick off program ini resmi dilakukan di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi titik awal pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Merauke, sekaligus bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-70 PT Sucofindo pada 22 Oktober 2026.

Pembangunan sarana air bersih akan dilakukan di 70 titik wilayah operasional Sucofindo yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

 

Inisiatif ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“Kami berharap kolaborasi antara Sucofindo dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) dapat memperkuat sinergi antara BUMN, organisasi desa, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Sandry.

Sementara itu, Ketua Umum Abpednas Indra Utama menyampaikan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat desa sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan,” kata Indra.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement